Forum Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan oleh BPS dihadiri oleh Bupati Kabupaten Kepulauan Aru

Dobo-Diskominfo. Penyelenggaraan Forum Group Discussion (FGD) yang dilakukan oleh Badan Pusat Stastik berlangsung di lantai II Kantor Bupati Kabupaten Kepulauan Aru Jumat (16/02/2024).acara tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FORKOMPINDA) Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Pimpinan Umat Beragama, serta Pemangku kepentingan lainnya.

Data memiliki nilai penting dan strategis dalam pengambilan keputusan dan kebijakan publik dalam menghasilkan data-data strategis, BPS Kabupaten Kepulauan Aru telah melakukan pengumpulan data  yang bersumber dari pemerintah, pelaku usaha dan juga rumah tangga untuk itu diharapkan kerjasama yang baik sehingga dapat dihasilkan data yang akurat yang dipakai guna perencanaan pembangunan yang tepat sasaran  dan dapat menjawab permasalahan daerah, data –data tersebut juga akan dimanfaatkan untuk memantau dan mengevaluasi kinerja pembangunan serta digunakan untuk berbagai  riset atau penelitian, penyediaan data untuk perencanaan pembangunan daerah masih menghadapi berbagai permasalahan antara lain data tersebar di instasi sektoral dan kualitas data yang belum terjamin serta inkonsistensi data dan lainnya, demikian yang di” ungkapkan Bupati Johan Gonga dalam sambutannya”

Dikatakan, berdasarkan permasalahan tersebut maka perlu diselenggarakan wadah komunikasi dan diskusi yaitu Fokus Group Discussion (FGD) Kabupaten Kepulauan Aru dalam angka 2024.FGD ini dilaksanakan untuk mendiskusikan  berbagai permasalahan  dalam hal pengumpulan data dan publikasi data sektoral yang terdapat pada Kabupaten Kepulauan Aru Dalam Angka 2024, BPS akan melaksanakan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) untuk menilai sejauh mana tingkat kematangan penyelenggaraan statistik sektoral pada instansi pemerintah di Kabupaten Kepulauan Aru dan hasil dari Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) yaitu indeks pembangunan statistik (IPS) akan digunakan oleh Kementerian PPN BAPPENAS sebagai acuan evaluasi implementasi Satu Data Indonesia (SDI) yang selanjutnya oleh Kementerian Dalam Negeri (KEMENDAGRI) akan menggunakannya sebagai indikator RKPD dan Indikator Kinerja Utama (IKU) (Organisasi Perngkat Daerah urusan Statistik) dalam RPJMD dan Kementerian PAN dan RB sebagai salah satu indikator Reformasi Birokrasi general dalam evaluasi reformasi birokrasi nasional yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah.

Selanjutnya Bupati mengatakan Penyelenggaraan Statistik Sektoral kepada instansi atau OPD guna persiapan pelaksanaan statistik sektoral tahun 2024 Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Aru telah menetapkan target untuk IPS 2024 sebesar 3,00 sehingga butuh kerja cerdas yang kolaboratif antara Pembina statistik, Wali data, Sekretariat satu data dan Produsen data di daerah ini pada kesempatan tersebut Bupati mintakan perhatian kepada BAPPELITBANGDA, DISKOMINFO,DINAS PMD, BPS, serta para CAMAT dan Pemerintah Desa untuk terus berkolaborasi melakukan pembinaan dalam menghasilkan data di tingkat desa melalui Program” Baku Kele Kalesang Desa Pake Data”

Pada kesempatan tersebut Bupati Johan Gonga pun merilis aplikasi DAD’S HAND VERSI FOUR ONE ZERO yang merupakan pengembangan dari versi sebelumnya yang dibuat dan kembangkan oleh Badan Pusat Statistik Kabupaten Kepulauan Aru yang sudah dapat dimanfaatkan oleh semua pihak.